Wednesday, April 17, 2013

Dua Kucing Lebih Baik

Iis Nurliyah.
foto dua ekor kucing yang saling menyayangi
Ingin pelihara kucing??? Tapi cuma ingin pelihara satu saja??? Hmm, coba pikir ulang dah. Berikut ini kami sajikan alasan kenapa akan lebih baik jika memelihara kucing langsung satu pasang.

1. Kesenangan berlipat, masalah berkurang

Anak kucing itu tidak suka sendirian. Mereka butuh perhatian dan kegiatan. Kalau mereka hanya sendirian, biasanya akan berakhir dengan beberapa tindakan nakal seperti merobohkan tanaman di pot, mencabik-cabik gorden, dll. So, dengan memelihara dua ekor anak kucing dalam satu rumah, maka anak-anak kucing tersebut akan sibuk dengan permainan dan becandaan mereka. Alhasil masalah pun akan semakin sedikit. Right???

2. Teman adalah teman

Kalau anda sering pergi keluar kota dalam beberapa hari, atau sering kelayapan sepanjang malam, maka kucing anda tidak akan kesepian jika punya teman sepermainan. Nah, tentu anda masih ingat tentang separation anxiety yang kemarin kita bahas bukan??? Yup, hewan akan tumbuh sangat dekat dengan yang ada di dekatnya. Dengan adanya kucing lain di dekatnya, maka si kucing tidak akan mengalami ketergantungan yang berlebihan terhadap anda.

3. Teman adalah pelatih kebugaran alami

Masalah kesehatan yang paling umum menyerang si kucing adalah kegemukan. Nah, dengan adanya teman bermain, si kucing akan lebih banyak bergerak. Kejar-kejaran misalnya. Sehingga kalori di dalam tubuh mereka akan terbakar dengan sempurna dan membuat mereka terhindar dari kegemukan.
Nah, makanya jangan heran kalau ada cewek yang sering terlihat sendirian badannya makin hari makin melar. Dia tuh butuh teman biar ada yang diajak rebutan makanan, sehingga makannya jadi makin dikit, bergeraknya jadi makin banyak. Hag hag...

4. Anda akan menyelamatkan 2 nyawa

Jika anda hanya mengadopsi satu ekor kucing, hanya satu nyawa binatang yang anda selamatkan. Namun jika anda memelihara 2 ekor kucing, ada 2 nyawa kucing yang sudah anda selamatkan. Itu adalah hutum penambahan.
Kalau dalam versi pengurangan, jika anda memelihara satu ekor kucing, maka anda sudah merampas satu nyawa. Kok bisa??? Jadi begini, si kucing akan stress jika anda tinggal sendirian di rumah, si kucing akan kegemukan karena banyak makan dan tidur dan tidak ada yang diajak bermain. Dan anda juga sudah merampas kebahagian masa kecil si kucing yang seharusnya ceria bermain-main dengan teman sebayanya, He... ^_^

Jadi, bener kalo ada lagu yang berjudul "Two is Better Than One". Dua anak lebih baik. Dua kucing juga baik kok. ^_^

Referensi : myfoxny
Tuesday, April 16, 2013

Neko Tencho, si Kucing Samurai

Iis Nurliyah.
Neko Tencho, si Kucing Samurai
Neko Tencho merupakan sebuah robot kucing setinggi 1,2 meter yang membawa sebilah pedang samurai. Dari video yang diupload di Youtube dengan judul "Robot bettle in Ganryujima Nekotencho practice at hotel" terlihat si robot kucing dapat dengan halus menarik pedang samurai keluar dari sarungnya. Tidak hanya itu, si robot kucing juga bisa mengayunkan pedangnya layaknya seorang samurai handal.

Robot kucing yang dikembangkan oleh tim Jepang, RT Corp, ini dikembangkan sebagai persiapan menyambut acara pekan Robot Bettle di Ganryujima, Jepang. Robot ini sendiri terinspirasi dari tokoh samurai Jepang ternama asal pulau Ganryujima.

Konon katanya dahulu kala di Pulau tersebut pernah terjadi duel antara dua orang samurai ternama Jepang pada masanya yaitu  Miyamoto Musashi dengan Sasaki Kojiro. Musashi berhasil mengalahkan Kojiro dengan bokken (tongkat pedang untuk latihan yang terbuat dari kayu). Menurut legenda, bokken tersebut terbuat dari dayung yang Musashi gunakan untuk mendayung perahunya untuk pergi ke pulau Ganryujima.

Nah, penasaran bukan seperti apa aksi robot kucing samurai yang bernama Neko Techno ini??? Simak saja videonya berikut ini :

Bantu kucing anda terlepas dari penyakit separation anxiety

Iis Nurliyah.
Foto kucing berbulu orange
Kucing peliharaan dapat dengan cepat memiliki kedekatan yang erat dengan kita. Namun sifatnya ini dapat menjadi senjata makan tuan bagi si kucing, karena kucing menjadi cenderung mudah terkena separation anxiety (kecemasan pemisahan), yaitu semacam stress berlebihan ketika anda tidak di sampingnya.

Nancy Peterson, seorang manajer program kucing di Humane Society of the United States, menjelaskan bahwa kucing yang menderita separation anxiety cenderung mudah stress ketika sang majikan tidak ada di dekatnya. Namun hal ini sebenarnya bukan karena si kucing kehilangan anda, tetapi lebih karena and sudah mengubah rutinitas si kucing.

Beberapa ras kucing seperti kucing Siam dan Burma, cenderung paling mudah terserang penyakit mental ini. Anak-anak kucing yatim piatu, anak kucing yang baru disapih, dan anak kucing yang dibeli dari petshop biasanya lebih rentan terkena penyakit ini.

Nancy melanjutkan, gejala-gejala kucing menderita separation anxiety antara lain mengikuti anda terus selama di rumah, banyak mengeong, tidak mau makan, mencakar-cakar pintu, selalu melompat ke pangkuan anda jika ada kesempatan meski tidak anda panggil atau menghabiskan waktunya seharian untuk menjilati bulunya sendiri.

Tanda-tanda lainnya antara lain buang kotoran atau pipis di dekat pintu yang sering anda lalui, dan atau di barang-barang yang biasa anda pakai seperti pakaian, sepatu, atau yang lainnya.

Ada beberapa cara yang Nancy anjurkan untuk mengurangi tingkat kestressan si kucing saat anda tinggalkan sendirian di rumah, antara lain dengan membuatkan tempat yang aman seperti tempat tidur khusus si kucing, atau jendela tempat si kucing bisa nangkring dan menghabiskan waktunya sendirian sambil melihat dunia luar.

Hmm, mungkin hal ini menjadi sebuah ironi. Di satu sisi kita mengharapkan kedekatan dengan kucing kita, tetapi ternyata kedekatan kita justru bisa membuat si kucing memiliki ketergantungan yang berlebihan terhadap kita. Yeah, anda tentu bisa memilih tindakan yang paling bijak.

Referensi : myfoxny
Monday, April 15, 2013

Mengenal Kucing Kurilian Bobtail

Iis Nurliyah.
Foto Kucing Kurilian Bobtail
Kucing Kurilian Bobtail merupakan jenis kucing yang berasal dari kepulauan Kuril (sebuah Pulau yang menjadi sengketa antara Rusia dan Jepang), Pulau Sakhalin, dan Semenanjung Kamchatka, Rusia. Ras kucing yang satu ini hadir dalam 2 versi yaitu semi-longhair dan shorthair.

Kucing Kurilian Bobtail memiliki tubuh yang terlihat agak bulat, serta ekor pendek yang berbulu dan melengkung. Penampilannya terlihat mirip dengan kucing Japanese Bobtail. Hanya saja kucing Japanese Bobtail cenderung lebih ramping.  Namun untuk lebh spesifiknya, silahkan liat saja langsung pada gambar di atas.

Kucing jenis ini juga  mempunyai nama lain yaitu Kuril Islands Bobtail, Kuril Bobtail, Curilsk Bobtail ataupun Kuril. Kadang-kadang juga disebut dengan Kurilean. 

Kucing Kurilian merupakan ras yang terbentuk dan berkembang secara alami. Diketahui, mereka sudah ada di Pulau asalnya tersebut sejak sekitar 200 tahun yang lalu. Dan sekarang kucing ini cukup populer sebagai hewan peliharaan di Rusia dan beberapa negara Eropa. 

Kucing jenis ini dipelihara terutama karena kemampuan berburu hewan pengerat mereka yang bisa diandalkan. Kemampuan mereka tersebut sudah dimanfaatkan sejak pertengahan abad 20 lalu. Namun sejak tahun 2011, kucing jenis ini terbilang langka di daerah Amerika Utara.

Kucing jenis ini sudah diakui oleh The International Cat Association (TICA) sebagai ras berbulu pendek dan berbulu semi-longhair. Dan sejak November 2011, kucing ras ini sudah mendapatkan status "championship". Sehingga sudah boleh diikutsertakan dalam kejuaraan. Pada bulan itu juga Cat Fanciers Association (CFA) juga sudah mengakui keberadaan ras kuing ini.

Di alam liar, kucing ini termasuk pemburu dan penangkap ikan yang cerdas. Hal ini juga menjelaskan bahwa kucing Kurilian ini tidak takut dengan air. Selain itu, penduduk di Kunashir mengatakan kalau beruang pun akan lari ketakutan begitu melihat kucing jenis ini.

Kucing Kurilian Bobtail hadir dalam semua warna kecuali colorpoint dan solid. Namun yang paling umu ditemui adalah warna merah hingga abu-abu degan ekor pendek yang bercorak garis-garis.
Referensi : wikipedia

Uya Kuya Beli Kucing Seharga 25 Juta

Iis Nurliyah.
Uya Kuya membeli kucing Bengal Seharga 25 juta
Mendatangi sebuah penangkaran kucing di Narogong, Bekasi, Jabar, Uya Kuya beserta istri dan kedua anaknya berniat membeli seekor kucing sebagai anggota baru keluarganya. Namun sepertinya mereka masih belum menentukan pilihan, jenis kucing apa yang akan mereka beli.

Berbagai jenis kucing yang ada di penangkaran tersebut pun dilirik, seperti Kucing Scottish Fold, Sphynx, Persia, Exotic, British Shorthair, dan Bengal. Sang anak pertama, Cinta Kuya, sepertinya tertarik dengan seekor kucing Scottish yang khas dengan daun telinga melipatnya. Sementara adik Cinta mendekati seekor kucing Bengal.

Setelah beberapa jam tersesat dalam kebingungan, akhirnya Uya Kuya pun memutuskan untuk membeli seekor kucing Bengal Betina yang sempat dipegang oleh anak kedua Uya tadi. Harganya sangat fantastis yaitu sekitar 25 juta. Yeah, Uya Kuya nya sih cuma bilang sekitar 20 juta lebih, tetapi pihak Hot Shot SCTV mengatakan dengan pasti harganya 25 juta.

Usut-punya usut, ternyata Uya Kuya memilih si kucing Bengal karena ingin mengikutsertakannya dalam sebuah cat show kelak. Yang tidak hanya menawarkan piala tetapi juga hadiah bernilai puluhan juta rupiah.

Uya Kuya sendiri mengaku bahwa dirinya pernah juga menjadi Breeder kucing, dan sempat menyabet beberapa penghargaan dalam beberapa cat show.

Kapan gue bisa beli kucing Bengal yak???

Referensi : liputan6
Sunday, April 14, 2013

Pecinta Kucing Florida mengusulkan Undang-Undang baru untuk kucing jalanan

Iis Nurliyah.
kucing jalanan
Para pecinta kucing di Florida, melayangkan permintaan kepada pemerintah legislatif Florida untuk segera mengeluarkan Undang-Undang guna melindungi kucing liar. Hal ini merupakan sebuah tindak lanjut setelah beberapa waktu lalu santer terdengar berita tentang kucing yang menjadi penyebab menurunnya populasi burung.

Dua buah komunitas pecinta kucing yang melakukan aksi tersebut menganjurkan untuk diberlakukannya sistem tangkap-kebiri-lepaskan (trap-neuter-release) terhadap kucing liar. Hal ini dinilai sebagai langkah terbaik untuk mengendalikan populasi kucing liar.

"Semakin banyak pengebirian kucing yang ada diluar sana, akan semakin sedikit anak-anak kucing liar yang akan lahir," ungkap Holly Raschein, sponsor pendukung dari undang-undang tersebut yang mewakili Key Largo, sebuah surga bagi kucing di Florida Keys.
Becky Robinson, pendiri dan presiden dari Alley Cat Allies, sebuah organisasi yang berbasis di Maryland, yang merekomendasikan sistem "trap, neuter, release", atau TNR, mengatakan bahwa cara yang direkomendasikannya tersebut merupakan cara yang paling ekonomis, dan manusiawi untuk mengendalikan populasi kucing liar.
"Sistem yang selalu dilakukan adalah tangkap dan bunuh," ungkap Robinson "Tetapi kucing jalanan yang tidak bertuan masih tetap merupakan binatang domestik dan semua yang kita coba lakukan adalah untuk menstabilkan koloni."
Dua negara bagian di Amerika Serikat yaitu Illionis dan Utah terutama distrik Columbia, telah meloloskan hukum yang serupa. Bahkan dari jajak pendapat yang mereka lakukan, 81% penduduk mendukung sistem trap-neuter-release ini. hanya 14% yang tidak menginginkan adanya kucing jalanan.

Dan peraturan yang diusulkan ini baru bisa diresmikan setelah DPR setempat melakukan rapat 3 Mei mendatang. Yeah, semoga saja peraturan trap-neuter-release ini segera disetujui. Sip kan??? ^_^

Referensi : reuters
Saturday, April 13, 2013

Tidak mengherankan kalau ada yang bercerai karena kucing...

Iis Nurliyah.
memeluk kucing
Sebuah survey yang dilakukan oleh OpinionMatters dan yayasan My Social Petwork. melalui media jejaring sosial mengungkapkan bahwa di Inggris, orang lebih senang memeluk binatang peliharaan mereka, seperti kucing, saat mereka sedih, daripada memeluk pasangan mereka. Hmm, tidak mengherankan kalo hampir di setiap rumah tangga memiliki setidaknya satu hewan peliharaan.

Dari 1.124 responden, setengahnya mengaku lebih senang memeluk binatang peliharaan mereka. Sedangkan sepertiganya mengaku telah menghabiskan waktu 30 hari setiap tahunnya bersama dengan binatang peliharaan mereka.

Survey ini juga berhasil mengungkapkan kalau 1 dari 5 orang pernah membatalkan janji bertemu pasangan demi bersama dengan binatang peliharaan mereka. 1 dari 5 pemilik binatang peliharaan rutin mengupload foto binatang peliharaan mereka ke situs jejaring sosial semacam Twitter dan facebook.

Sepersepuluh resonden mengatakan kalau mereka pernah membawa binatang peliharaan mereka ke beberapa acara resmi seperti pernikahan. 7% pernah membatalkan kencan demi peliharaan mereka, 4% lainnya pernah membolos kerja hanya untuk merawat peliharaan mereka yang sedang sakit, 25% responder mengaku bahwa peliharaan mereka sudah seperti anggota keluarga sendiri, 15% mengaku bahwa sering curhat kepada peliharaannya

Hal positif dari hasil survey ini adalah, konon kata dokter hewan di sana, orang-orang yang memiliki hewan peliharaan memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik.

Referensi : metrotvnews