Tuesday, December 3, 2013

Seekor kucing "mengendarai" anjing di China

Iis Nurliyah.
Foto seekor kucing 'mengendarai' anjing di China
Pertama kali saya melihat foto di atas, saya pikir itu hanyalah sebuah gambar editan untuk lelucon. Namun setelah membaca keterangan gambarnya, ternyata itu adalah foto asli, bukan editan software pengolah gambar.

Kucing dan anjing tersebut adalah hewan peliharaan seorang warga China yang bernama Xu Wan (64). Foto tersebut diambil saat kedua binatang yang 'seharusnya' bermusuhan tersebut berjalan-jalan di pusat kota China.

Menurut penuturan sang pemilik, kedua binatang kesayangannya tersebut memang bersahabat baik. Keduanya memang kerap bermain dan berjalan-jalan bersama. Saat Xu Wan mengajak anjingnya jalan-jalan, si kucing ingin ikut juga.
"Ketika saya berjalan-jalan dengan anjing peliharaan saya, kucing itu seperti tidak ingin ditinggal. Jadi saya ikut membawanya juga,” ungkap Xu Wan seperti dikutip dari Orange.co-uk, Kamis (27/6/2013).
Berbeda dengan anjing yang senang berjalan-jalan dan beraktifitas, kucing cenderung lebih efektif dan efisien dalam menggunakan tenaganya. Jadi, ketika merasa bosan atau mungkin malas jalan sendiri, kata Xu Wan, si kucing akan naik ke punggung si anjing. Haha, kucing emang suka seenaknya saja yak!!! ^_^

Waktunya tidur... [VIDEO]

Iis Nurliyah.
Kucing berikut ini bernama Peanut. Seperti yang kita tahu kucing merupakan salah satu binatang yang cerdas. Namun Peanut punya satu kelebihan dibandingkan dengan kucing yang lain, yaitu sifatnya yang patuh kepada pemiliknya. Salah satu sifat patuhnya ini ditunjukkannya dalam video berikut ini.
Dalam sebuah video YouTube berdurasi 48 detik ini, Peanut dengan patuh mengikuti instruksi pemiliknya untuk berangkat tidur. Dengan patuh kucing peaknose berbulu merah jahe ini mengikuti satu per satu instruksi pemiliknya mulai dari masuk ke kamar, naik ke ranjang, hingga berbaring dengan kepala di atas bantal. Menggemaskan.
Silahkan lihat videonya di bawah ini!!!

Apa jadinya jika seekor kucing bertemu dengan seekor bunglon???

Iis Nurliyah.
Seorang pecinta binatang membawa seekor bunglon peliharaannya ketempat dia sedang magang. Di sana dia memperkenalkan bunglonnya yang diberi nama Zu, kepada seekor kucing berwarna merah jahe atau orange bernama Raun Juan (R.J.). Dan yang terjadi selanjutnya adalah seperti yang tampak pada photo di bawah ini!!!
foto seekor kucing berwarna merah jahe yang bersahabat dengan seekor bunglon

Foto seekor kucing yang bersahabat dengan seekor bunglon

Haha, ternyata mereka dapat bersahabat dengan baik. Kawaiii!!! ^_^

Referensi : reddit
Monday, December 2, 2013

Unik, seekor anjing berbagi kehangatan dengan puluhan kucing jalanan setiap malam

Iis Nurliyah.
Unik, seekor anjing berbagi kehangatan dengan puluhan kucing jalanan setiap malam
Puluhan ekor kucing liar / kucing jalanan disambut baik oleh seekor anjing jenis St. Bernard berusia 9 tahun ini. Setiap malamnya, dia membiarkan kucing-kucing tersebut tidur di 'dekapannya' untuk saling berbagi kehangatan.

Anjing baik hati tersebut bernama Yankee. Anjing tersebut adalah milik Keegan Vansoelen yang tinggal di Iowa, Amerika Serikat. Menurut penuturan Keegan, dia sering mendapati kucing-kucing jalanan datang ke rumahnya dan mendekati Yankee untuk mendapatkan kehangatan.
"Kita menemukan kucing-kucing tidur dengannya di suatu pagi sekitar 1 tahun yang lalu. Itu terlihat seperti bola bulu yang besar. Banyak dari kucing-kucing tersebut memiliki bulu yang berwarna sama dengan Yankee, jadi terkadang mereka susah terlihat saat tidur bersamanya." ungkap Keegan seperti dikutip dari lovemeow.com.
Setiap malam Yankee menjaga dan berbagi kehangatan dengan teman-teman kucingnya tersebut. Apalagi saat musim dingin tiba, mereka akan lebih sering lagi terlihat tidur bersama. Uniknya ketika musim panas tiba, mereka tetap berbaring bersantai bersama. Jadi, kemungkinan besar mereka terus bersama bukan hanya sekedar untuk saling berbagi kehangatan, tetapi mereka memang benar-benar berteman baik. Uuuuhhh Kawai!!! ^_^

Referensi : lovemeow

Kenapa kucing tidak langsung datang ketika dipanggil majikannya???

Iis Nurliyah.
Kenapa kucing tidak langsung datang ketika dipanggil majikannya???
Sebenarnya banyak pecinta kucing sudah memahami perilaku kucing yang cuek terhadap manusia sejak lama. Makanya peribahasa "Dogs come when they are called, cats take a message and get back to you later," sudah dikenal sejak jaman dahulu kala.

Namun Atsuko Saito dari Universitas Tokyo sepertinya ingin membuktikannya secara ilmiah. Bersama dengan temannya, Atsuko memanggil kucing dengan 4 suara yang berbeda. Tiga suara orang asing dan satu suara majikannya.

Hasilnya, saat dipanggil oleh majikannya, si kucing menunjukkan sebuah respon yang lebih kuat dibandingkan ketika mendengar ketiga suara orang asing tersebut. Namun si kucing tidak langsung mendekat seperti anjing saat dipanggil.

Dengan penelitiannya ini, Atsuko yakin bahwa sikap kucing yang seperti itu terhadap manusia dikarenakan kucing memang tidak pernah dibesarkan untuk patuh kepada manusia.

Yeah, kucing memang memiliki harga diri yang begitu besar. ^_^

Referensi : jepang.net
Sunday, December 1, 2013

600 Ekor kucing yang hendak dipotong berhasil diselamatkan oleh penyayang binatang di China

Iis Nurliyah.
600 Ekor kucing yang hendak dipotong berhasil diselamatkan oleh penyayang binatang di China
Sekitar 600 ekor kucing berhasil diselamatkan ketika hendak dijual secara ilegal untuk diambil daging dan bulunya. Kamis lalu (28/11/2013) sebuah truk yang mengangkut kucing-kucing tersebut berhasil dihentikan oleh orang-orang yang peduli dengan binatang di salah satu jalan di Putuo, Shanghai, China.

Uniknya, Polisi China tidak banyak bertindak dari aksi ini. Justru beberapa kelompok penyelamat binatang yang dikumpulkan via Weibo (jejaring sosial China) yang lebih banyak bertindak. Mulai dari menghentikan truk hingga memindahkan kucing-kucing dari truk. 

Memang polisi juga dipanggil ke tempat kejadian, tetapi menurut laporan, mereka terkesan hanya menonton. Sementara itu seorang pria yang mengemudikan truk tersebut tidak diketahui nasibnya. Namun sepertinya pria tersebut tidak bisa dijerat hukum, karena kekejaman terhadap binatang sepertinya masih belum dianggap sebagai tindak kejahatan di China.

Terdapat 32 kandang kayu yang berisi kucing di dalam truk tersebut. Satu kandang berisi sekitar 19 ekor kucing. Empat kandang diambil oleh ThinkAdoption and PPAR, 14 kandang diadopsi secara spontan oleh beberapa orang secara langsung, sementara para sukarelawan mengambil 14 kandang dan mengirimkan kucing-kucing tersebut ke 10 tempat penyayang kucing yang berbeda.

ThinkAdoption and PPAR, membawa 70 ekor kucing ke beberapa rumah sakit yang berbeda untuk dicek kondisi kesehatannya, dilakukan perawatan, dan dikebiri. Kemungkinan besar, kucing-kucing tersebut nantinya akan dicarikan orang yang mau mengadopsinya.

Di China sendiri kejadian semacam ini sudah sering terjadi. Menurut laporan Toronto Star, sekitar 2 juta kucing dan anjing dibantai di China setiap tahunnya untuk diambil daging dan bulunya. Daging dan bulu kucing serta anjing tersebut tidak hanya dikonsumsi oleh penduduk lokal saja, melainkan juga diekspor. Diketahui, 60 persen bulu yang diperjualbelikan di Kanada berasal dari China.

Referensi : digital journal

Ciri-Ciri Kucing Mengidap Rabies

Iis Nurliyah.
Ciri ciri kucing menderita rabies
Gejala-gejala kucing mengidap rabies bisa bisa dideteksi sejak awal sebelum penyekit tersebut tertular ke pemiliknya. Pengurus Besar Persatua Dokter Hewan Indonesia (PDHI), drg Perdana, memaparkan ciri-ciri kucing yang mengidap rabies sebagai berikut :
  • Si kucing takut secara berlebihan terhadap air.
  • Si kucing menjadi sensitif terhadap suara, getaran, dan cahaya.
  • Si kucing menjadi agresif.
  • Si kucing mengeluarkan banyak air liur.
Jika kucing anda memiliki salah satu atau lebih dari gejala-gejala di atas, sebaiknya anda segera membawanya kepada dokter hewan terdekat. Jangan menundanya, karena rabies bisa menular kepada manusia dari gigitan si kucing, dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Salah satu yang termudah yang bisa dilakukan pemilik kucing untuk menjaga kucingnya dari terjangkit virus rabies adalah dengan malakukan vaksinasi. Alangkah baiknya sebelum menginjak usia 5 bulan si kucing sudah diberikan vaksinasi.

Nah vaksinasi apa saja yang sebaiknya diberikan kepada kucing kesayangan anda, bisa dibaca pada artikel kami sebelumnya  "Vaksinasi apa saja yang wajib bagi kucing?"

Referensi : Tribunnews Makasar