Showing posts with label Perilaku kucing. Show all posts

Thursday, March 20, 2014

7 Alasan kenapa kucing suka menjilati kantong plastik

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
7 Alasan kenapa kucing suka menjilati kantong plastik
Pernah melihat kucing anda menjilati kantong plastik bekas belanjaan anda? Astaga, apakah kucing berevolusi dari karnivora menjadi "plastikvora"??? Haha, tentu saja tidak mungkin, karena bagaimanapun juga plastik itu bukan bahan makanan, bahkan tanah pun enggan mencernanya. Lalu kenapa si kucing suka menjilati plastik??? Hmm, kita akan bahas fenomena ini dalam postingan kali ini.

Menurut catster.com, terdapat setidaknya 7 alasan kenapa kucing suka menjilati kantong plastik. Dan berikut ini adalah 7 alasan yang dikemukakan oleh salah satu situs kucing ternama dunia tersebut.

1. Bau makanan
Plastik lunak memiliki pori yang cukup kuat untuk "menyimpan" bau dari benda yang pernah menyentuhnya. Masuk akal jika bau daging, ikan, atau makanan lain yang kita beli dari pasar terperangkap dalam plastik bungkusnya. Sementara penciuman kucing lebih tajam dari penciuman anjing, tidak mengherankan jika plastik bekas tersebut dikira makanan oleh si kucing.

2. Menyenangkan untuk bermain
Plastik yang diremas-remas menghasilkan bunyi yang mungkin terdengar seperti suara binatang pengerat yang tengah berlarian bagi si kucing. Sehingga berguling-guling dan menjilati plastik tersebut terasa menyenangkan untuk melepas kebosanan si kucing.

3. Memiliki rasa tepung jagung
Saat ini sudah lumayan banyak digunakan plastik yang berbahan biodegradable seperti tepung jagung (terutama di negara maju yang peduli lingkungan). Nah, si kucing sepertinya berhasil menemukan "rasa jagung" dalam plastik tersebut, sehingga menjilatinya.

4. Memiliki rasa lemak
Konon, salah satu bahan dasar pembuat plastik adalah stearat yang terbuat dari lemak. Bahkan beberapa plastik dikatakan memiliki kandungan lanolin (zat yang membut bulu domba terasa berminyak). So, "rasa dan bau" ini kemungkinan besar menggoda indera penciuman karnivora semacam kucing.

5. Tekstur plastik enak dilidah kucing
beberapa ahli berpikir jika tekstur plastik yang lembut mungkin terasa enak di lidah kucing. Selain itu, suhu plastik juga dicurigai menjadi salah satu faktor kenapa kucing suka menjilatinya.

6. Feromon
Dipercaya bahwa beberapa jenis plastik mengandung semacam senyawa yang mirip dengan feromon, sehingga kucing tertarik menjilatinya. Hal ini juga menjelaskan kenapa beberapa anak kucing suka pipis di atas plastik.

7. Pica
Pica merupakan sebuah dorongan mental yang membuat kucing mencoba memakan sesuatu yang bukan makanannya untuk mendapatkan nutrisi yang tidak didapatkannya dari makanan pokoknya. Seperti kucing yang memakan rumput. Dan kemungkinan perilaku ini juga yang mendorong si kucing untuk mencoba memakan plastik.

Referensi : catster
Monday, January 13, 2014

Kucing Anda Berpikir Anda Adalah Kucing Berukuran Besar

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
ilustrasi hubungan kucing dan manusia
Bagi yang sudah atau pernah memelihara kucing, kebanyakan menganggap diri mereka sebagai orang tua angkat dari si kucing, setelah memberikan tempat tinggal, makanan, dan kasih sayang. Namun apakah si kucing juga berpikir demikian???

Menurut penelitian Bradshaw, seorang ahli biologi di University of Bristol, Inggris, yang sudah melakukan penelitian sekitar 30 tahun terhadap perilaku kucing, kucing tidaklah menganggap manusia yang merawatnya sebagai orang tua angkat mereka. Kucing menganggap kita sebagai kucing yang berukuran lebih besar tetapi bukan musuh.

Teori tersebut diungkapkan berdasarkan fakta bahwa pada dasarnya kucing adalah binatang liar. Kucing dekat dengan manusia dan menjadi peliharaan manusia karena kemauan mereka sendiri, berbeda dengan anjing yang dekat dengan manusia karena memang didomistikasi oleh manusia untuk tujuan tertentu.

Seperti yang kita tahu, pada mulanya kucing adalah binatang liar. Karena memangsa tikus dan binatang pengerat yang merusak tanaman petani, kucing pun dibiarkan berkeliaran di sekitar manusia hingga akhirnya mereka 'dipelihara' oleh manusia karena dianggap berguna. Dengan kata lain, kucing dekat dengan manusia bukan karena sesuatu yang diajarkan kepada mereka seperti anjing yang patuh kepada majikannya, tetapi lebih kepada insting alami kucing untuk bertahan hidup. 

Menurut Bradshaw, kucing datang dan meringkuk di pangkuan kita itu memiliki satu maksud tertentu, yaitu agar diberi makan. Kucing membawa pulang hasil buruannya bukanlah untuk hadiah bagi anda, tetapi untuk menunjukkan bahwa makanan yang anda berikan kepada si kucing rasanya jauh lebih enak, sehingga dia tidak memakan hasil buruannya. 

Kucing menyambut kita dengan ekor tegak dengan maksud untuk memberitahu bahwa kita bukanlah kucing yang bermusuhan dengannya. Mungkin ini adalah perilaku kucing terhadap manusia yang paling tulus, yaitu untuk bersahabat, dan kita sebut sebagai kasih sayang.

Jadi jika anda pikir anda adalah orang tua angkat bagi si kucing setelah semua yang anda lakukan, tidak sama halnya dengan mereka. Kucing menganggap kita sebagai kucing berukuran besar, yang sangat bersahabat yang mau memberikan makanan enak untuk mereka setiap hari.

Referensi : mnn.com
Wednesday, December 18, 2013

Study : Kucing anda membenci anda

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Foto seekor kucing bersama dengan pemiliknya
Kita tidak pernah tahu apa yang sebenarnya kucing kesayangan kita pikirkan. Namun seorang ahli perilaku hewan di Inggris yang bernama Daniel Mills memiliki sebuah pandangan mengenai pola pikir kucing yang mungkin akan sangat mengejutkan para penyayang kucing di seluruh dunia. Menurutnya, sebenarnya kucing kesayangan kita tidaklah menyukai kita.

Menurut hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh Daniel Mills, kucing memiliki sebuah kecemasan yang disebut "anxious avoidant". Yang artinya mereka tidak peduli apakah pemiliknya ada di dekatnya atau tidak. Mills mengatakan anjing peliharaan memiliki kecemasan yang sama kepada anak dari majikan si anjing. Mereka mencintai pemiliknya, seperti seorang anak mencintai orang tua mereka.

Dengan pemahaman sederhanya adalah bahwa sifat "anxious avoidant" yang dimiliki oleh kucing sama dengan sifat yang dimiliki oleh seorang anak kepada orang tuanya. Seorang anak akan merasa stress dan tidak nyaman jika dekat dengan orang tua mereka ataupun jauh dari orang tua mereka.
 
Perasaan yang demikian juga dirasakan oleh si kucing peliharaan. Mereka merasa tidak nyaman saat dekat dengan pemilik mereka, tetapi dilain sisi mereka juga merasa tidak nyaman jika jauh dengan pemilik mereka.

Kucing-kucing peliharaan akan tumbuh dan susah menjalin hubungan dengan manusia selain pemiliknya. Mereka juga akan memiliki masalah mental dengan menganggap manusia lain hanya sebagai "sumber makanan" atau "alat mencapai tujuan".

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Mills ini belum dipublikasikan secara resmi seperti layaknya sebuah hasil penelitian. Namun entah kenapa sudah beredar di internet.

Nah, apakah para pembaca kucinggue setuju dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Daniel Mills???

Referensi : freep
Wednesday, December 11, 2013

Kucing-kucing jalanan ini menemukan rumah baru menjelang Natal

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Kucing-kucing jalanan ini menemukan rumah baru menjelang Natal
Sekumpulan kucing jalanan di salah satu wilayah di Brooklyn menemukan sebuah rumah baru menjelang hari Natal tahun ini. Rumah baru mereka tidak lain adalah sebuah Christmas Nativity Scene (saya takut salah mengartikan ke bahasa Indonesia, pokoknya seperti yang terlihat pada gambar di atas itu lah. ^_^)

Adalah Annette dan Sue yang selama bertahun-tahun selalu membuat replika seperti itu dan meletakkannya di sekitar rumah mereka setiap Natal. Dan kejadian semacam ini sebelumnya tidak pernah terjadi.
"Orang-orang mencintainya, tetapi mereka benar-benar tidak bisa menahan tawa terhadap kelakuan para kucing." ungkap Sue Amendola.
Berikut ini foto-fotonya :
foto kucing di rumah natal 02

foto kucing di rumah natal 03
 
foto kucing di rumah natal 04

foto kucing di rumah natal 05

Referensi : DNAinfo
Thursday, December 5, 2013

Karena setiap hari selalu bermain bersama dengan anjing peliharaan mereka, kucing jalanan ini akhirnya diadopsi

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Karena setiap hari selalu bermain bersama dengan anjing peliharaan mereka, kucing jalanan ini akhirnya diadopsi
Sebuah keluarga memutuskan untuk mengadopsi seekor kucing jalanan berbulu hitam-putih, setelah mendapati kucing tersebut setiap hari menunggu di depan pintu rumah mereka untuk bertemu dengan anjing peliharaan mereka.
"Saya mendapati anjing saya bertemu dengannya (kucing) setiap hari... Mereka seolah tidak pernah terpisahkan," ungkap sang pemilik anjing via Reddit.
Kucing tersebut akhirnya diberi nama Boots, sedangkan anjing mereka bernama Diego. Saat diadopsi, Boots baru berusia 3 bulanan. Hobi Boots adalah mengikuti kemanapun Diego pergi, dan biasanya mereka berjalan-jalan bersama di halaman belakang. Sang pemilik mengakui hal itu memang aneh, tetapi persahabatan kedua binatang beda spesies tersebut sejauh ini berjalan dengan baik.
"Kita mengimunisasi dan membawanya masuk setelah kita menyadari hampir setiap hari Boots menunggunya di depan pintu. Mereka seperti saudara, mereka bermain bersama, saling mengajari dan saling menjaga satu sama lain," ungkap pemilik akun Reddit quinn-the-eskimo.
Referensi : Reddit
Wednesday, December 4, 2013

Tanda-tanda kucing sedang dalam suasana hati bahagia

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Tanda-tanda kucing sedang dalam suasana hati bahagia
Tanda-tanda kucing sedang dalam suasana hati bahagia bisa dilihat dari bahasa tubuh yang ditunjukkan oleh si kucing. Menurut penelitian terbaru, bahasa tubuh kucing bersifat universal. Artinya semua kucing di dunia memiliki kemiripan bahasa tubuh yang dapat dipahami oleh manusia.

Jika ekor kucing tampak tegak dan agak bergetar itu adalah tanda kucing merasa bahagia ketika melihat anda. Dalam kondisi ini, kucing akan dengan senang hati menyambut kehadiran anda dan tidak ada salahnya jika anda memeluk atau menggendongnya.

Saat kucing berbaring dengan kondisi terlentang atau mungkin terlihat setengah terlentang diperkirakan si kucing dalam mood yang santai. Posisi semacam ini adalah posisi yang sangat lemah untuk diserang musuh, dengan kata lain, si kucing berani menunjukkan posisi semacam ini karena percaya kepada anda. Pada saat seperti inilah si kucing akan sangat senang jika dibelai atau digelitik.

Nicky Trevorrow, seorang ahli perilaku kucing mengatakan tanda lain bahwa si kucing dalam kondisi tenang, rileks atau bahagia adalah ketika si kucing mengedipkan matanya dengan lambat.

Nah, semoga dengan mengetahui tanda-tanda kucing sedang dalam suasana hati bahagia seperti di atas, pembaca kucinggue akan menjadi lebih bisa mengerti kondisi si kucing, dan bisa menempatkan diri untuk mengajak bercanda si kucing kesayangan pada momen yang tepat.

Referensi : tempo

Persahabatan kucing mungil dan anjing raksasa

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Foto Tinycat dan Zeus, persahabatan kucing mungil dan anjing raksasa
Kucing kecil yatim piatu ini bernama Tinycat. Kucing yang kemudian diketahui berjenis kelamin betina ini temukan ketika berumur 4 minggu. Setelah dibawa ke rumah, kucing ini diperkenalkan kepada seekor anjing great dane bernama Zeus. Great dane merupakan jenis anjing berbadan raksasa.
Saat pertama kali dipertemukan, ukuran tubuh Tinycat hanyalah sebesar betis kaki si anjing. Namun, si anjing ternyata tidaklah semena-mena terhadap kucing mungil ini. Keduanya justru menjadi sahabat yang sangat dekat.
Kedekatan mereka bisa terlihat dalam foto di awal dan di akhir artikel ini. Foto-foto kucing dan anjing ini pertama kali diunggah di internet oleh seorang pengguna akun Reddit dengan username daytonatrbo. Diperkirakan, kedua binatang cantik itu adalah peliharaan dari si pemilik akun.
foto tinycat dan zeus 02

foto Tinycat dan Zeus 03

foto Tinycat dan Zeus 04

Tuesday, December 3, 2013

Seekor kucing "mengendarai" anjing di China

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Foto seekor kucing 'mengendarai' anjing di China
Pertama kali saya melihat foto di atas, saya pikir itu hanyalah sebuah gambar editan untuk lelucon. Namun setelah membaca keterangan gambarnya, ternyata itu adalah foto asli, bukan editan software pengolah gambar.

Kucing dan anjing tersebut adalah hewan peliharaan seorang warga China yang bernama Xu Wan (64). Foto tersebut diambil saat kedua binatang yang 'seharusnya' bermusuhan tersebut berjalan-jalan di pusat kota China.

Menurut penuturan sang pemilik, kedua binatang kesayangannya tersebut memang bersahabat baik. Keduanya memang kerap bermain dan berjalan-jalan bersama. Saat Xu Wan mengajak anjingnya jalan-jalan, si kucing ingin ikut juga.
"Ketika saya berjalan-jalan dengan anjing peliharaan saya, kucing itu seperti tidak ingin ditinggal. Jadi saya ikut membawanya juga,” ungkap Xu Wan seperti dikutip dari Orange.co-uk, Kamis (27/6/2013).
Berbeda dengan anjing yang senang berjalan-jalan dan beraktifitas, kucing cenderung lebih efektif dan efisien dalam menggunakan tenaganya. Jadi, ketika merasa bosan atau mungkin malas jalan sendiri, kata Xu Wan, si kucing akan naik ke punggung si anjing. Haha, kucing emang suka seenaknya saja yak!!! ^_^

Waktunya tidur... [VIDEO]

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Kucing berikut ini bernama Peanut. Seperti yang kita tahu kucing merupakan salah satu binatang yang cerdas. Namun Peanut punya satu kelebihan dibandingkan dengan kucing yang lain, yaitu sifatnya yang patuh kepada pemiliknya. Salah satu sifat patuhnya ini ditunjukkannya dalam video berikut ini.
Dalam sebuah video YouTube berdurasi 48 detik ini, Peanut dengan patuh mengikuti instruksi pemiliknya untuk berangkat tidur. Dengan patuh kucing peaknose berbulu merah jahe ini mengikuti satu per satu instruksi pemiliknya mulai dari masuk ke kamar, naik ke ranjang, hingga berbaring dengan kepala di atas bantal. Menggemaskan.
Silahkan lihat videonya di bawah ini!!!
Monday, December 2, 2013

Kenapa kucing tidak langsung datang ketika dipanggil majikannya???

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Kenapa kucing tidak langsung datang ketika dipanggil majikannya???
Sebenarnya banyak pecinta kucing sudah memahami perilaku kucing yang cuek terhadap manusia sejak lama. Makanya peribahasa "Dogs come when they are called, cats take a message and get back to you later," sudah dikenal sejak jaman dahulu kala.

Namun Atsuko Saito dari Universitas Tokyo sepertinya ingin membuktikannya secara ilmiah. Bersama dengan temannya, Atsuko memanggil kucing dengan 4 suara yang berbeda. Tiga suara orang asing dan satu suara majikannya.

Hasilnya, saat dipanggil oleh majikannya, si kucing menunjukkan sebuah respon yang lebih kuat dibandingkan ketika mendengar ketiga suara orang asing tersebut. Namun si kucing tidak langsung mendekat seperti anjing saat dipanggil.

Dengan penelitiannya ini, Atsuko yakin bahwa sikap kucing yang seperti itu terhadap manusia dikarenakan kucing memang tidak pernah dibesarkan untuk patuh kepada manusia.

Yeah, kucing memang memiliki harga diri yang begitu besar. ^_^

Referensi : jepang.net
Thursday, June 27, 2013

Kucing Anda Tidaklah Benar-Benar Mengabaikan Anda

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Foto Kucing Kampung
Kucing mungkin selalu mencoba menyembunyikan perasaannya, tetapi study terbaru menemukan bahwa sebenarnya kucing memperlakukan majikannya lebih special daripada orang lain.

Sebuah penelitian yang konon akan dipublikasikan pada Animal Cognition edisi Juli mendatang, akan menerangkan mengenai hubungan manusia dan kucing dari sudut pandang si kucing. Memang kucing tidak selalu melakukan apa yang diperintahkan majikannya, tetapi mereka sebenarnya mencintai majikannya.

Co-author Atsuko Saito dari University of Tokyo menjelaskan kepada Discovery News bahwa anjing telah berevolusi dan dikembangbiakkan, "untuk mengikuti perintah pemiliknya, tetapi kucing belum. Jadi, terkadang kucing tampak menyendiri, tetapi mereka memiliki hubungan yang spesial dengan pemiliknya."
"Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kucing telah berevolusi untuk berperilaku seperti anak kucing (disekitar pemiliknya), dan manusia merawat kucing sama seperti mereka merawat bayi," imbuh co-author Kazutaka Shinozuka dari University of South Florida College of Medicine. "Untuk membentuk hubungan seperti induk dan bayinya, pengenalan pemilik sangat penting bagi si kucing."
Penelitian mereka kebanyakan dilakukan di rumah si kucing agar tidak membuat si kucing marah atau merasa khawatir. Para peneliti memainkan sebuah rekanan suara manusia yang si kucing tidak melihat sumbernya. Si kucing ternyata bereaksi terhadap suara tersebut. Namun mereka tidak bereaksi dengan mengeong atau menggerakkan ekornya, mereka hanya menggerakkan daun telinga dan kepala mereka untuk mencari sumber suara.

Si kucing juga terkadang menunjukkan pembesaran mata (pupil dilation), yang menunjukkan sebuah emosi yang kuat seperti gairah atau rasa senang. Penelitian lain menyatakan bahwa pupil dilation juga terkait dengan aktifitas otak, mengungkapkan reaksi mental untuk rangsangan emosional.

Reaksi-reaksi tersebut lebih sering terjadi ketika si kucing mendengar suara pemiliknya, dan terutama bagi mereka yang terbiasa mendengar banyak suara, seperti suara anggota keluarga yang lain atau suara orang asing.

Kucing memang sudah berevolusi untuk terbiasa menyembunyikan emosinya. Sebagai contoh, di alam liar dimana tidak ada satupun yang dapat menolong mereka dan predator siap menerkam mereka yang lemah, maka kucing akan menyembunyikan rasa sakitnya. Kemampuan introvert mereka ini juga terbawa pada kucing rumahan, sehingga pemilik yang sangat perhatian sekalipun terkadang tidak tahu kalau si kucing sebenarnya sedang mengalami sakit dalam.

Intinya, setelah 10.000 tahun berhubungan dengan manusia, kucing domestik memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan kita, dan kita semakin memahami mereka dalam banyak hal. Bahkan manusia yang belum pernah memiliki atau berada dekat dengan kucing tetap dapat mengenali emosi si kucing ketika mendengar suara meong atau dengkuran si kucing.

Referensi : nbc news
Monday, May 20, 2013

Mengapa Kucing Sering Terlihat Makan Plastik???

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Mengapa kucing makan plastik?
Setiap kucing memiliki kepribadian yang berbeda-beda, dan beberapa diantaranya justru terlihat unik. Umumnya kebiasaan menggigit dan mengunyah bukanlah suatu masalah untuk kucing. Para ahli perilaku binatang melihat kondisi fisik dan mental kucing, serta insting si kucing untuk mencari solusi mengenai apa yang sebaiknya mereka lakukan terkait kebiasaan kucing yang terkadang unik ini. Mereka pun menggunakan sebuah rumus tes yang disebut H.I.S.S.

H = Health (Kesehatan)

Kebiasaan kucing memakan benda yang tidak lazim disebut dengan pica. Karena suatu alasan yang belum diketahui pasti, beberapa kucing diketahui sering memakan benda yang bukan makanan seperti benang, dan plastik. Kucing yang punya kebiasaan makan seperti ini dapat mengalami Anemia, sehingga perlu dilakukan tes kesehatan (Health)

I = .Instinct

Anak kucing cenderung mencakar dan menggigit segala macam benda. Mereka juga cenderung sangat tertarik dengan gerakan dan bau. Sehingga jika dia melihat kabel listrik atau kantong plastik yang bergerak mereka akan mengejar dan menggigitnya. Mereka juga akan menyerang benda berbau 'lezat' seperti ujung dot bayi, dan akan menggigitnya juga.  Tentu saja memakan benda-benda semacam itu berbahaya bagi si kucing.

S = Stress

Kucing ternyata juga bisa stres karena bosan. Sehingga mereka akan mencakar, menggigit, atau menjilati benda-benda tertentu untuk menghilangkan kebosanan. Seperti halnya manusia yang jika bingung tidak ada kerjaan terkadang ada yang suka menggigit kuku.

S = Symptom, Signs & Solutions

Menggigit dan menjilati kantong plastik sebenarnya adalah kebiasaan yang lumrah bagi kucing. Kemungkinan hal ini terjadi karena menurut mereka plastik yang bergerak itu menarik untuk dijadikan target. Sementara itu kebanyakan plastik terbuat dari minyak bumi yang menurut kucing rasanya enak, sehingga mereka pun memutuskan untuk memakannya.
Namun, mereka tidak tahu kalau plastik tidak baik bagi kesehatan mereka. So, yang bisa kita lakukan adalah menjadi pengawas agar si kucing tidak memakan plastik. Atau bisa juga menjauhkannya dari plastik.

Referensi : cats about
Sunday, May 19, 2013

Mengapa Kucing Sering Mengedipkan Mata???

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
ilustrasi gambar kucing berkedip
Seringkali kita melihat kucing kesayangan kita mengedipkan mata kepada kita. Apakah itu artinya si kucing ini genit dan mencoba menggoda kita??? Hmm, mungkin iya, mungkin juga tidak.

Salah satu cara kucing berkomunikasi adalah mengan menggunakan tatapan mata mereka. Kucing yang  menatap kucing lain dengan tatapan tanpa kedip dan tajam adalah sebuah agresi untuk membuat kucing lain menjauh darinya atau wilayahnya. Lalu apa artinya jika kucing berkedip kepada kita???

Kucing berkedip merupakan lawan dari menatap tanpa kedip. Kucing berkedip untuk menunjukkan persahabatan. Kucing akan mengedipkan matanya kepada kucing lain untuk menunjukkan bahwa mereka bersahabat. Begitu juga ketika mereka mengedipkan mata kepada majikannya.

Untuk menguji teori tersebut, anda bisa mencobanya sendiri kepada kucing kesayangannya. Saat kucing anda menatap anda, cobalah anda kedipkan mata anda, kemungkinan besar kucing kesayangan anda akan membalas kedipan anda.

Terus terang, saya sendiri belum pernah mencobanya. Namun sepertinya masuk akal juga sih. ^_^

Referensi : cats about
credit image : opera kattene
Friday, May 17, 2013

Mengapa Kucing Suka Menggosok-Gosokkan Kepalanya Kepada Kita???

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Mengapa Kucing Suka Menggosok-Gosokkan Kepalanya Kepada Kita???
Perilaku kucing yang suka menggosok-gosokkan kepalanya ini dalam bahasa teknisnya disebut dengan nama bunting yang menjurus pada tindakan kucing yang suka menggosokan kepalanya pada benda, atau juga disebut dengan allorubbing yang menjurus pada kebiasaan menggosokkan kepalanya kepada kucing lainnya atau kepada manusia. Mengapa kucing melakukan hal demikian???

Kucing menggosokkan kepalanya pada suatu benda (bunting) dengan tujuan untuk meninggalkan jejak aroma sebagai bagian dari komunikasi lewat aroma.

Kucing memiliki beberapa kelenjar aroma yang berbeda di seluruh tubuhnya. Kelenjar-kelenjar tersebut ada yang terletak diantara jari kaki, sehingga kucing akan meninggalkan aromanya dengan cara mencakar. Namun mereka juga memiliki kelenjar aroma di bawah dagu, pojok mulut, sepanjang ekor, dan telinga mereka. Belum diketahui apakah kelenjar-kelenjar tersebut memiliki aroma yang bebeda atau tidak, tetapi biasanya kucing akan menggosokkan seluruh bagian kepalanya kepada suatu objek.

Pada benda yang tinggi kucing akan menggosokkan bagian atas kepalanya. Pada objek yang tidak terlalu tinggi, mereka akan menggosokkan bagian telinganya, dan pada objek yang posisinya rendah mereka biasanya akan menggosokkan bagian dagu mereka.

Kucing biasanya menggosokkan kepalanya kepada kucing lain yang ukuran tubuhnya berbeda. Para ahli belum bisa memastikan secara spesifik tentang model interaksi semacam ini. Namun beberapa berspekulasi bahwa tindakan ini dilakukan untuk menunjukkan tidak adanya agresi.

Lalu, apa maksud kucing menggosok-gosokkan kepala atau pantatnya kepada kita???

Belum diketahui pasti apa maksud dari perilaku kucing yang satu ini. Namun biasanya kucing akan menandai sesuatu yang sangat penting baginya dengan aroma. Mereka melakukan allorubbing dengan teman mereka bukan dengan musuh. 

Dengan demikian bisa diambil spekulasi bahwa kucing melakukan allorubbing kepada kita tujuannya adalah untuk mengatakan kalau kita sangat penting baginya.

Referensi : cats about
Thursday, May 16, 2013

Mengapa Kucing Sering Guling-Guling di Lantai???

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Mengapa Kucing Sering Guling-Guling di Lantai???
Pecinta kucing tentu sudah sering melihat kucing kesayangannya guling-guling dilantai bukan??? Tahu nggak sih kenapa si kucing guling-gulign seperti itu??? Nah, kali ini kucinggue, punya jawabannya nih.

Anda mungkin akan melihat kejadian serupa dengan kucing yang berada dalam pengaruh catnip. Kucing betina yang baru saja 'bercinta' juga akan guling-guling. Itulah mengapa manusia mengggunakan catnip untuk membuat si kucing merasa senang.

Jika anjing berguling untuk menunjukkan kepatuhan dan tanda penghormatan mereka kepada majikannya, kucing sebaliknya. Mereka berguling justru karena ingin mendapatkan perhatian. Selain itu dengan guling-guling, kucing seolah melakukan sebuah pijatan sendiri. Dan karena kucing suka rutinitas, maka guling-guling yang enak menurut mereka tersebut pun dijalankannya sebagai rutinitas juga.

Memberi si kucing perhatian ketika si kucing berguling adalah sebuah tindakan yang tepat. Dengan demikian, si kucing akan berguling-guling lagi ketika dia ingin mendapatkan perhatian. Namun anda jangan berpikir bahwa si kucing ingin perutnya digosok seperti anjing ketika mereka berguling. Mengusap bulu si kucing saja saya rasa sudah cukup.

Referensi : cats about

Kenapa Kucing Sering Nungging di Dekat Kita???

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
kenapa kucing suka nungging di dekat kita?
Yeah, saya menyebutnya 'kucing nungging', tetapi nama teknis untuk pose kucing yang 'tak senonoh' tersebut adalah lordosis. Tentu anda sudah sering mendapati kucing anda tiba-tiba merendahkan kaki depan mereka, mengangkat tinggi-tinggi ekor mereka dan nungging seperti minta di 'doggy style' bukan??? Sebenarnya apa sih maksud dari tindakan 'provokatif' si kucing tersebut???

Menurut artikel yang tertulis di situs cats.about.com, salah satu tujuan si kucing melakukan hal tersebut adalah meminta kita untuk menggarukkan bagian yang sulit dijangkau oleh mulut si kucing, yaitu pangkal ekornya. Dasar nggak sopan ih si kucing!!! ^_^

Jika si kucing betina melakukan hal tersebut di dekat kucing jantan, itu adalah sebuah rayuan maut dari si kucing yang lagi birahi. Bisa dibilang itu adalah gadis remaja yang mengenakan rok mini setinggi pangkal paha di depan bad boy tetapi dalam versi kucing.

Yang cukup aneh adalah kucing yang sudah dikebiri terkadang juga 'nungging' di dekat manusia. Hmm, itu bukanlah undangan bercinta dari si kucing kepada majikannya. Hal itu mereka lakukan lebih karena mereka ingin menunjukkan persahabatan dengan anda. Mereka tidak takut anda jahati, sehingga mereka berani berpose yang rentan 'kejahatan' tersebut.

Kucing nungging adalah sebuah cara si kucing mendeklarasikan persahabatan dengan anda, dan sebuah undangan untuk mendekat, dan lebih interaktif. So, yang bisa anda lakukan adalah mengkitik-kitik atau mengelus atau dengan bahasa nakalnya melakukan 'petting' terhadap si kucing.

Referensi : cats.about
Friday, March 1, 2013

Ternyata Kucing Juga melakukan Bully

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Ternyata Kucing Juga melakukan Bully
Menurut laporan yang saya dapat di internet, hampir semua sekolahan di Amerika Serikat (mungkin malah semuanya) terjadi praktek bully. Nggak tau bully??? Itu tuh anak yang kuat menindas yang lemah. Nah ternyata kasus bully tersebut tidak hanya dikenal di dunia manusia saja. Di dunia kucing pun praktek bully juga terjadi.
Seperti yang kita tahu, kucing memanglah binatang yang teritorial secara alami. Mereka mempunyai suatu wilayah yang diklaim sebagai kekuasaan mereka. Dan jika dia sudah mengklaim wilayah tersebut maka makhluk lain yang lebih besar yang masuk ke wilayah tersebut dianggap ancaman, dan makhluk kecil yang masuk wilayah tersebut dianggap 'makanan'. Nah, seperti apa sih praktek bully dalam dunia kucing???
  • Melotot. Si kucing akan menatap kucing lain yang dianggapnya lebih lemah sampai si kucing tersebut merasa takut dan pergi.
  • Menerkam kucing lain yang sedang tidur atau sedang istirahat. (hmm, dulu saya pikir hal ini malah sebagai cara kucing bercanda dengan temannya, he...)
  • Menutup akses ke pintu keluar masuk rumah (cat flap) atau memblokir lorong-lorong tertentu dengan cara tiduran di tengah jalan.
  • Menyerang, menggeram atau mendesis kepada kucing lain tanpa alasan yang jelas.
  • Menghalang-halangi kucing lain untuk buang kotoran di litter box.
  • Memaksa kucing lain menjauh dari mangkuk makanan. 
  • Mengklaim suatu wilayah sebagai tempat istirahatnya dan mengusir kucing lainnya.
  • Mengklaim seorang manusia hanya sebagai miliknya, dan tidak mengijinkan kucing lain mendapatkan kasih sayang juga dari manusia tersebut.
Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan campur tangan anda. Sebaiknya anda memberikan perlakuan yang sama terhadap kucing-kucing anda, karena biasanya si kucing melakukan bully tersebut karena merasa iri dengan perlakuan yang diberikan majikannya kepada kucing lain tersebut. Dia merasa lebih diacuhkan daripada kucing lainnya, sehingga timbul keinginan untuk "menjahati" kucing lain tersebut.
 
Referensi : care2
Monday, February 25, 2013

Heboh video kucing sedang melakukan masturbasi di China

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
gambar kucing masturbasi
Pada bulan Januari lalu pengguna situs jejaring sosial China, Weibo, tengah heboh memperbincangkan tentang sebuah video kucing yang mereka menyebutnya tengah melakukan masturbasi. Mereka begitu yakin kucing yang tertangkap kamera tengah memegang area kemaluannya beberapa kali tersebut tengah melakukan masturbasi. (kesimpulannya : orang China itu ngeres otaknya.)
Beda di China, beda lagi di Jepang. Pengguna internet Jepang tidak menganggap secara mentah si kucing sedang melakukan masturbasi. Mereka lebih percaya kalau si kucing sedang kebelet pipis, makanya dia melakukan hal unik itu. (kesimpulannya orang Jepang itu otaknya dangkal, kucing pipis kan nggak ngangkang tapi tengkurep)
Beda lagi dengan pendapat pengguna internet di Eropa dan Amerika. Bahkan mereka malah tidak senang saat mengetahui video si kucing ini dijadikan bahan lelucon. Mereka percaya kalau si kucing memegang kemaluannya berkali-kali karena sakit dan membutuhkan pertolongan. (kesimpulannya orang Barat itu egois, orang kucing dijadiin lelucon aja nggak seneng, tapi nabi agama lain malah dijadiin lelucon.)
Nah loh, kalau netter di Indonesia yang melihat video tersebut, kira-kira apa yang bakal mereka pikirkan yak??? Hmm, saya tahu. Mungkin kucing ini akan dianggap sebagai penjelmaan seorang remaja yang dikutuk menjadi kucing karena sering melakukan masturbasi. Hihi... Bar bar...
Referensi : indonesiarayanews
Sunday, February 17, 2013

Alasan kenapa kucing banyak minum

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Alasan kenapa kucing banyak minum
Waktu pertama kali membeli kucing Persia, saya mendapatkan wejangan dari sang penjual begini "Telat makan sehari tidak apa-apa, tetapi jangan sampai telat minum." Dan langsung saja saya ikuti saran si penjual tersebut tanpa bertanya apa alasannya, karena saya tidak ingin kucing persia saya kenapa-kenapa. Nah setelah beberapa bulan lalu saya mulai menulis blog tentang kucing ini, saya baru tahu alasan kenapa kucing butuh banyak minum. Mau tahu alasannya??? Simak ulasannya berikut ini!!!
Kadar hidrasi dalam tubuh kucing itu cukup tinggi, sehingga mereka membutuhkan banyak minum air setiap harinya. Itu adalah alasan yang paling utama. Dan berikut ini adalah beberapa alasan penunjang dan juga pelengkap tentang mengapa kucing banyak minum air :
  • Karena kebanyakan menu makanan yang diberikan oleh pemelihara kucing kepada kucing kesayangannya setiap hari adalah dry food, maka kucing jadi gampang haus, maka mereka akan banyak minum.
  • Beberapa jenis kucing merupakan peminum sosial (entah saya sendiri tidak begitu paham dengan istilah 'peminum sosial' ini), makanya mereka senang minum ketika ada majikannya di hadapan mereka.
  • Meskipun kebanyakan kucing enggan bersentuhan dengan air, tetapi ternyata beberapa jenis kucing justru merasa senang saat minum air.
  • Namun terkadang kucing banyak minum juga karena memiliki penyakit seperti ginjal dan diabetes, sehingga mereka akan banyak minum untuk mengurangi rasa sakit yang mereka rasakan.
Alasan yang terakhir tersebut sepertinya memang yang paling mengkhawatirkan. Namun perlu anda ketahui juga bahwa pada dasarnya kucing memang suka minum. Di alam liar saja kucing banyak ditemui dalam radius yang tidak jauh dari sumber air. Artinya, kucing memang sangat membutuhkan air untuk minum. Right???

Referensi ; merdeka
Thursday, February 14, 2013

Apa yang kucing anda lakukan jika ditinggal sendirian di rumah???

Iis Nurliyah: Perilaku kucing.
Apa yang kucing anda lakukan jika ditinggal sendirian di rumah???
Kebanyakan orang berpikir bahwa kucing peliharaan yang mereka tinggalkan di dalam rumah sendirian pastilah menghabiskan waktunya dengan cara tidur seharian. Apakah itu benar??? ataukah Salah besar??? hanya ada satu cara untuk memastikannya, yaitu dengan menggunakan kamera pengintai, seperti yang dilakukan oleh Friskies pada tahun 2009 lalu.
Sebanyak 50 ekor kucing peliharaan dipasangi kalung yang dilengkapi dengan kamera yang akan mengambil foto setiap 15 menit sekali. Dan hasil yang didapat dari penelitian tersebut dengan gamblang mengungkapkan bahwa kucing tidaklah menghabiskan hari-harinya di rumah sendirian dengan tidur.
Berdasarkan hasil dari foto-foto yang berhasil dikumpulkan, diketahui bahwa si kucing menggunakan 22% waktunya untuk memandang ke luar jendela, 12% digunakan untuk bermain dengan binatang peliharaan lainnya, 8% digunakan untuk memanjat (naik ke atas kursi atau naik ke pohon kucing), dan hanya 6% dari waktu sendiriannya di rumah yang digunakan untuk tidur.
"Ini sungguh mengejutkan, ternyata kucing itu sangat aktif. Saya yakin ketiga kucing saya tidur sepanjang hari." ungkap Jill Villarreal, peneliti perilaku hewan yang mengumpulkan data dari sebuah produk makanan kucing, Nestle Purina PetCare's Friskies.
Sebanyak 777 foto yang diteliti oleh Villarreal menunjukkan 6% waktu tersebut juga kucing gunakan untuk memandangi TV, Komputer, ataupun media lainnya, 6% berikutnya digunakan untuk bersembunyi di bawah meja, 5% digunakan untuk bermain-main dengan mainan mereka, dan 4% waktu mereka digunakan untuk makan atau memandangi makanan.
Kali ini memang hanya menggunakan media foto, tetapi dimungkinkan akan menyusul penggunaan media video untuk melihat perilaku kucing yang ditinggalkan di rumah sendirian. So, Just wait for it!!! Dan berikut ini adalah tabel lengkap mengenai Apa saja yang kucing lakukan saat ditinggal sendirian di rumah.
Referensi : huffingtonpost dan friskies