Tuesday, October 1, 2013

Kiriman Pembaca : Finn, Olive, dan Poppy

Iis Nurliyah.
Berikut ini adalah foto kucing kiriman dari seorang pembaca kucinggue yang bernama  Dea,  Tiga kucing kesayangannya ini bernama Finn, Olive, dan Poppy. Manis manis kan??? ^_^
Finn sedang bersantai.
Finn sedang bersantai.

Olive sedang tidur pulas.
Olive sedang tidur pulas.

Poppy sedang bersantai sambil memeggang perutnya yang sedang hamil.
Poppy sedang bersantai sambil memeggang perutnya yang sedang hamil.
Monday, September 30, 2013

Colonel Meow, Kucing Dengan Bulu Terpanjang di Dunia Menurut Guinness World Records

Iis Nurliyah.
Foto Colonel Meow, Kucing Dengan Bulu Terpanjang di Dunia Menurut Guinness World Records
Sebelumnya kita pernah membahas kucing yang satu ini sebagai salah satu kucing yang fenomenal di internet. Namanya adalah Colonel Meow, seekor kucing dengan muka 'paling kejam' di dunia. Dan kini si kucing hadir lagi dengan sebuah gebrakan baru. Dia menyabet gelar "Kucing dengan bulu terpanjang di dunia" versi Guinness World Records.

Colonel Meow merupakan seekor kucing hybrid Himalayan-Persian yang berasal dari Seattle, Washington, USA, yang memiliki bulu yang sangat panjang. Di usianya yang baru 2 tahunan ini, bulunya sudah mencapai panjang 22,87 cm (9 inch).

Pemiliknya, Anne Marie Avey dan Eric Rosario, memberi nama kucing kesayangannya ini 'Colonel Meow' juga karena bulu panjangnya tersebut yang dibuat awut-awutan hingga menampilkan kesan yang 'sadis' bukan 'cute' seperti kebanyakan kucing lainnya.
"Kita tahu, dia (Colonel Meow) adalah kucing terbaik di dunia, tetapi dengan tercatat di buku Guinness World Records akan membawanya ke level yang lebih tinggi." ungkap Anne Marie seperti dikutip dari situs resmi guinnessworldrecords.com.
Namun diperlukan sebuah pengorbanan besar bagi Anne dan pasangannya untuk memecahkan rekor tersebut. Bulu si kucing yang lebat dan panjang tersebut banyak yang rontok di dalam rumah. Semua yang ada di rumah menjadi penuh bulu sehingga perlu sering-sering dibersihkan.

Colonel Meow yang diadopsi dari Himalayan & Persian Society, harus disikat bulunya 2 hingga 3 kali seminggu. Dan rutinitas tersebut menjadi pekerjaan tambahan bagi Anne dan Eric. Pasangan tersebut mengatakan mereka tidak pernah menggunakan produk khusus untuk kucingnya tersebut. Mereka hanya menggunakan air dan sikat untuk membersihkan kotoran di bulu si kucing.

Pengukuran bulu Colonel Meow dilakukan oleh 3 orang dokter hewan secara terpisah. Hasil pengukuran didapatkan dengan mengambil nilai rata-rata dari 10 helai rambut yang diukur. Hasil pengukuran tersebut kemudian dikirim kepda Guinness World Record untuk diverifikasi.
"Colonel Meow sedang dipersiapkan untuk menjadi bintang, dan saya tahu kucing berbulu tersebut akan menjadi sebuah berita besar. Dia adalah makhluk yang mengagumkan, dan dia akan menginspirasi orang-orang di seluruh dunia untuk memecahkan recornya dan mulai mencabut bulu kucing peliharaan mereka masing-masing untuk diukur panjangnya. Dengan bangga kita menyambungnya dalam keluarga Guinness World Records. " ungkap Guinness World Records Editor-in-Chief, Craig Glenday.
Sebelum tercatat di Guinness World Records sebagai Kucing dengan bulu terpanjang di dunia, Colonel Meow sebenarnya sudah begitu populer di dunia maya. Dia bahkan sudah memiliki akun facebook, website, dan YouTube channel sendiri dengan ribuan penggemar dan jutaan views.
Sunday, September 29, 2013

Kucing Mengajari Seorang Anak Balita Berjalan

Iis Nurliyah.
Foto seekor kucing mengajari seorang balita berjalan
Ada video kucing yang unik nih. Kita tentu tahu kalau kucing dan manusia memiliki hubungan yang sangat erat. Namun pernahkah terpikir jika ada seekor kucing yang notabene berjalan dengan empat kaki mengajari seorang anak manusia untuk berjalan dengan dua kaki???

Haha, ini memang terdengar aneh. Namun lihatlah video berikut ini, dan anda akan tahu jika video berikut ini adalah editan dan ada campur tangan dari orang dewasa... Ha ha, Meskipun demikian, hal semacam ini memang tidak mustahil untuk terjadi di dunia nyata sih. ^_^

Friday, September 27, 2013

Mengenal Kucing Safari

Iis Nurliyah.
foto kucing safari
Kucing Safari merupakan jenis kucing hybrid dari kucing South American Geoffroys. Kucing ini memiliki penampilan 'buas' tetapi berkarakter semanis kucing domestik yang paling manis.

Beberapa jenis kucing safari generasi pertama dibiakkan pada tahun 1970-an. Sangat sedikit dari kucing tersebut yang dijadikan hewan peliharaan, sementara sebagian yang lain digunakan dalam penelitian penyakit Leukemia oleh Washington State University.

Beberapa orang meyakini bahwa kucing Geoffroys merupakan versi yang lebih kecil dari Margay atau Ocelot. Warna bulunya sangat bervariasi mulai dari hitam hingga perak-keabuan atau oranye, tergantung dari lokasi geografiknya. Nah, kucing Safari ini konon merupakan jenis kucing yang paling mendekati karakteristik dari kucing Geoffroys tersebut.

Kucing F1 Safari sudah menjadi kucing yang sangat ramah dan menyenangkan. Mereka benar-benar langka dan sulit untuk dihasilkan. Mengembangbiakkan kucing dengan beberapa kromosom yang berbeda terbukti mampu membatasi jumlah kucing safari yang akan ada.

Kucing Domestik biasanya membawa 38 kromosom, sementara Geoffroys hanya memiliki 36 kromosom. Sisi positif dari perbedaan kromosom ini pada F1 Safari (50% Geoffroys/50% domestik) adalah mereka memiliki 37 kromosom yang meningkatkan besar ukuran tubuh secara dramatis, dimana seekor kucing induk seberat 4 dan 6 kg, bisa menghasilkan anak yang bisa tumbuh hingga 12 kg lebih.

Saya sendiri terus terang tidak begitu paham tentang apa yang dideskripsikan oleh situs safaricat.com, seperti yang tertera dalam artikel di atas. Namun sepertinya orang tidak begitu tertarik untuk mengetahui jumlah kromosom kucing saat memutuskan untuk memeliharanya. Yang penting penampilan dan karakternya.

Nah, jika dilihat dari penampilan dan karakternya, sepertinya kucing safari tidak jauh berbeda dengan kucing bengal atau dengan kucing totol lainnya. So, terus terang kami katakan kalau, kami tidak begitu paham tentang kelebihan dan kekurangan dari kucing safari dibandingkan dengan kucing hybrid (terutama yang berbulu totol) lainnya.

Referensi : safaricat
Thursday, September 26, 2013

Menjijikkan : Ternyata Ada Festival Makan Daging Kucing di Peru

Iis Nurliyah.
ada festival makan daging kucing di Peru
Pecinta kucing di dunia pasti akan miris mendengar berita ini. Ternyata di Peru ada sebuah festival tahunan dimana para warganya rame-rame membuat dan memakan barbecue yang bahan baku utamanya adalah daging kucing.

Festival tahunan rakyat Peru tersebut bernama festival Santa Efigenia. Ini adalah sebuah festival keagamaan tahunan yang tahun ini akan diselenggarakan di selatan kota Lima, La Quebrada, pada akhir September ini. Pada hajatan besar ini setidaknya akan ada 100 ekor kucing  yang akan disembelih dan dijadikan makanan.

Sebenarnya aktivis setempat sudah melakukan berbagai upaya untuk menghentikan kebiasaan buruk ini, karena menurut mereka memakan daging kucing itu berbahaya bagi kesehatan.  Bahkan seorang anggota kongres, Juan Urquiza, bergabung dengana para aktivis menulis surat yang ditujukan kepada walikota dan Menteri Kesehatan Peru untuk membuat Undang-Undang pelarangan memakan daging kucing.

Menteri Kesehatan Peru, Midori de Habich, juga mengamini jika mengkonsumsi daging kucing itu berbahaya bagi kesehatan. Namun hingga saat ini belum ada tindakan apapun yang dia ambil untuk menyudahi kebiasaan masyarakatnya mengkonsumsi daging kucing.

Sayangnya, penduduk kota La Quebrada menyatakan tetap ingin mempertahankan tradisi turun temurun mereka ini. Mereka beralasan bahwa kucing yang digunakan dalam festival ''pembantaian kucing'' tersebut adalah kucing yang sudah dikembangbiakkan secara khusus.

Hmm, bagaimana pendapat pembaca kucinggue sekalian???

Referensi : detik food
Tuesday, September 24, 2013

Eksotisnya Taman Patung Kucing di Kota Cali, Kolombia

Iis Nurliyah.
foto salah satu patung kucing di Parque El Gato de Tejada
Di kota Cali, Kolombia, terdapat sebuah taman kota yang cukup unik. Jika biasanya taman-taman berisi patung-patung wanita yang diekspos sensualitasnya, di taman ini akan anda temukan banyak patung kucing yang diekspos kelucuannya. he...

Taman kota ini bernama Parque El Gato de Tejada. Sebuah taman yang terletak di sebelah utara kota Cali yang berisi setidaknya 1 buah patung kucing berukuran raksasa dan 15 patung kucing lainnya berukuran lebih kecil. Patung-patung kucing ini semuanya didesain full color.

Patung kucing yang paling besar terbuat dari material tembaga. Karya seni ini merupakan buah karya dari seorang seniman yang bernama Hernando Tejada yang sebelumnya tinggal di kota Bogota lalu pindah ke Cali. Hernando Tejada sendiri sudah meninggal pada tahun 1998 di Cali dan mendonasikan karya besarnya tersebut ke pihak kota Cali, dimana dua tahun setelahnya dibuatlah taman Parque El Gato de Tejada ini.

Sejak tahun 1996, patung perunggu kucing ini sudah menempati taman Parque El Gato de Tejada. Lalu pada tahun 2006 diletakkan pula 15 patung kucing yang berukuran lebih kecil di taman tersebut. Kelimabelas patung kucing tersebut sendiri dibuat oleh seniman-seniman yang berbeda.

Apakah anda tertarik untuk datang dan mengunjungi taman patung kucing di Cali, Kolombia, ini??? ^_^

Referensi : detik travel
Thursday, September 19, 2013

Negara-Negara Yang Memiliki Kafe Kucing

Iis Nurliyah.
Foto suasana di dalam kafe kucing
Kafe kucing merupakan sebuah tempat dimana manusia dapat bersantai menikmati makanan sambil berinteraksi dengan kucing-kucing cantik yang memang disediakan oleh pihak Kafe untuk menemani pengunjungnya, yang mayoritas adalah pecinta kucing. Bisa dibilang tempat ini sejenis "rental kucing".

Ternyata masih belum banyak loh kafe kucing di dunia ini, meski jumlah penyayang kucing begitu banyak. Hanya beberapa negara saja yang sudah memiliki kafe kucing di salah satu kota besarnya. Mana saja negara-negara yang memiliki kafe kucing tersebut???

1. Taiwan
Kafe kucing pertama di dunia dibuka di Taiwan pada tahun 1998, tepatnya di kota Taipei. Keberadaan kafe kucing di Taipei ini menarik begitu banyak turis dari Jepang, dan tentu saja wisatawan lokal juga. Sehingga Jepang pun membuka kafe kucing juga.

2. Jepang
Karena alasan yang tertulis di atas, pada tahun 2004, Jepang akhirnya memiliki kafe kucing pertama mereka. Kafe kucing tersebut terletak di Osaka. Dan saat ini kafe kucing seolah menjamur di Jepang. Di Tokyo saja saat ini konon sudah ada 39 kafe kucing.

3. Austria
Kemungkinan besar kafe kucing bernama "Cafe Neko" yang ada di Vienna, Austria ini merupakan kafe kucing pertama yang dibuka di Eropa. Namun sayang, kami tidak mendapatkan data tahun pembukaannya.

4. Korea Selatan
Pada bulan November 2012 sebuah kafe kucing bernama "Norie Cat" dibuka di Cheonan-si, Chungcheongnam-do, dengan 20 ekor kucing di dalamnya. Saat ini Korea Selatan sudah memiliki beberapa kafe kucing lainnya.

5. Hungaria
Pada bulan Februari 2013, sebuah kafe kucing yang bernama 'Cat Café Budapest' telah dibuka di Hungaria, dan pada bulan Maret 2013 sebuah kafe kucing dibuka lagi di kota lain di negara tersebut.

6. Inggris
Pada bulan Mei 2013, akhirnya kafe kucing pertama di Inggris berhasil dibuka di Totnes, Devon. Dan pada bulan Desember 2013 nanti, sebuah kafe kucing akan dibuka di London. Konon kafe kucing yang berada di London ini akan diisi dengan kucing-kucing yang diselamatkan dari jalanan.

7. Jerman
Cafe Katzentempel, merupakan kafe kucing pertama yang dibuka di Jerman. Kafe kucing ini dibuka sejak Mei 2013 di kota Schwabing, Jerman.

8. China
Tidak diketahui pasti kapan pertama kali ada kafe kucing di China. Ada yang mengatakan bahwa kafe kucing pertama di China dibuka sekitar 6 tahun yang lalu, tetapi tidak diketahui apa nama kafe kucing tersebut. Namun yang pasti saat ini sudah ada belasan atau bahkan mungkin puluhan kafe kucing yang dibuka di kota-kota besar China, seperti Shanghai’s Cat & Jazz Coffee Café, di Shanghai atau Sirena Bar di Beijing.

9. Rusia
Sejak Februari 2013 sebuah kafe kucing dibuka di St. Petersburg, Russia dengan nama "Cat Republic art café ". Selain menyediakan berbagai jenis kucing ras, di kafe ini, pengunjung juga diajari bagaimana merawat kucing dengan benar.

10. Vietnam
Seorang anak putus sekolah yang bernama Tran Huyen Huong, yang juga merupakan seorang pecinta kucing berhasil membuka sebuah cafe kucing di Hanoi, Vietnam dengan nama "Ailu Cat Café" pada bulan September 2012. Kafe ini begitu populer dikunjungi remaja-remaja di Vietnam. Bahkan tiap akhir pekan dipastikan semua kursi sudah habis di-booking pelanggannya.

11. Thailand
Kafe kucing yang ada di Bangkok, Thailand ini bukan sekedar tempat nongkrong para pecinta kucing, melainkan juga merangkap sebagai Pet shop, sehingga anda bisa membeli kucing juga di tempat ini. Kafe kucing ini bernama "Charming Cats Café and Pet Shop".

12. Kanada
Didirikan oleh seorang pensiunan, sebuah kafe kucing yang merangkap sebagai taman bacaan/toko buku dibuka di Kanada. Kafe kucing ini bernama "Small Things CATS and Books ".

13. Perancis
Baru-baru ini sebuah kafe kucing akan segera dibuka di Perancis. Kafe kucing yang diberi nama "the new Cafe des Chats" akan segera dibuka di Paris pada hari Sabtu besok, (21 September 2013) waktu setempat. Adalah Margaux Gandelon, seorang wanita yang berada dibalik pembukaan kafe kucing ini di Paris.

Hmm, apakah pembaca kucinggue berharap di Indonesia juga akan segera dibuka sebuah Kefe Kucing??? ^_^

Referensi : banyak sekali sumber